Di era digital yang terus berkembang, peluang untuk meningkatkan daya saing UMKM dan koperasi semakin terbuka lebar. Namun, di balik peluang tersebut, masih banyak tantangan nyata yang harus dihadapi oleh para pelaku usaha dan pengurus koperasi di Indonesia. Berikut adalah beberapa tantangan utama dalam proses digitalisasi UMKM dan koperasi:
- Minim Literasi Digital
Salah satu kendala terbesar adalah kurangnya pemahaman terhadap teknologi. Masih banyak pelaku usaha dan pengurus koperasi yang belum familiar dengan penggunaan perangkat digital maupun aplikasi dasar. Hal ini menghambat mereka dalam mengadopsi teknologi untuk operasional sehari-hari.
- Akses Teknologi Terbatas
Tidak semua koperasi memiliki akses terhadap perangkat digital yang memadai atau koneksi internet yang stabil. Terutama di wilayah pedesaan, ketersediaan infrastruktur digital menjadi tantangan tersendiri.
- Takut Gagal atau Ribet
Digitalisasi sering kali dianggap rumit dan membingungkan, apalagi jika belum pernah dicoba. Banyak pelaku usaha yang merasa takut akan kegagalan, atau menganggap prosesnya terlalu merepotkan. Persepsi ini membuat adopsi teknologi menjadi lebih lambat.
- SDM Belum Siap
Kurangnya pelatihan teknis dan pendampingan menyebabkan sumber daya manusia di koperasi maupun UMKM belum siap menghadapi perubahan. Tanpa keterampilan digital yang memadai, transformasi tidak bisa berjalan maksimal.
Solusi: Saatnya Koperasi & UMKM Naik Kelas!
Menghadapi tantangan ini, dibutuhkan upaya sistematis dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan penyediaan infrastruktur yang tepat. Salah satu langkah strategis adalah mengikuti program pelatihan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan koperasi dan UMKM.
Kita Kompeten hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui program-program edukatif dan praktis yang mendorong pelaku usaha naik kelas di era digital.
📲 Temukan solusi dan pelatihan yang tepat di:
Instagram: @kita.kompeten
Website: kita.kompeten.id
WhatsApp: 0851-1714-5070